Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Warga AS Ngeluh Sakit Mata Akibat Kabut Asap Karhutla

by Tim Redaksi
Juni 9, 2023
in INTERNASIONAL
Kabut Asap Karhutla

Kabut Asap Karhutla

AMERIKA SERIKAT, BANPOS – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kanada menerjang Sejumlah wilayah di Amerika Serikat (AS). Kondisinya yang parah, membuat warga negeri Paman Sam kesulitan beraktivitas dan menderita sakit.

Badan Perlindungan Lingkungan AS menyebut, lebih dari 100 juta orang di kawasan timur laut Amerika, dan menyebar hingga ke barat, Chicago dan wilayah selatan, Atlanta, tengah bergulat dengan kondisi kualitas udara yang tidak sehat akibat kabut asap.

Baca Juga

Teknologi MSF Dinilai Mampu Tingkatkan Produksi Pertamina

Teknologi MSF Dinilai Mampu Tingkatkan Produksi Pertamina

November 17, 2025
Quebec Sambut Pengusaha Indonesia dengan Karpet Merah

Quebec Sambut Pengusaha Indonesia dengan Karpet Merah

November 14, 2025
Ungguli Persaingan, Zohran Mamdani Bakal Jadi Walikota Muslim Pertama di New York

Ungguli Persaingan, Zohran Mamdani Bakal Jadi Walikota Muslim Pertama di New York

November 5, 2025
Setelah Prancis, Kini Inggris Dan Kanada Palestina Merdeka Sudah Di Depan Mata

Setelah Prancis, Kini Inggris Dan Kanada Palestina Merdeka Sudah Di Depan Mata

Agustus 1, 2025

Di beberapa daerah, asapnya begitu pekat sehingga orang bisa mencium baunya di udara, yang merupakan rekor terburuk dalam 63 tahun terakhir.

“Baunya seperti seseorang sedang barbekyu,” kata Nicha Suaittiyanon (30), turis asal Thailand di New York. Dia mengeluhkan mata berair dan gatal.

Pengacara Hugh Hill (43) mengaku, tenggorokannya perih karena kabut asap. Seperti kebanyakan warga New York, dia memilih mengenakan masker saat berjalan-jalan dengan anjingnya di Central Park yang merupakan paru-paru hijau Manhattan.

“Saya memakai masker. Jelas, itu tidak akan mencegah semuanya, tetapi anjing itu harus diajak jalan-jalan,” katanya kepada AFP.

Terlihat kabut kekuningan menutupi gendung-gedung pencakar langit Manhattan hingga ikon Patung Liberty. Penerbangan di New York telah ditunda karena kabut asap menyebabkan terbatasnya arah pandang.

Sejumlah acara olahraga juga batal digelar karena pekatnya kabut akibat kebakaran hutan di Provinsi Quebec dan Nova Scotia di Kanada.

Kantor Wali Kota New York Eric Adams memperingatkan warga untuk meminimalkan kegiatan di luar ruangan. Adams mengatakan, kota dengan julukan Big Apple itu memiliki Indeks Kualitas Udara (AQI) 484 pada Rabu (7/6) pukul 5 sore waktu setempat, yang diklasifikasikan sebagai berbahaya. Itu adalah rekor tertinggi di kota itu sejak 1960-an.

Kanada Minta Bantun Internasional

Di Kanada, kebakaran hutan yang dahsyat telah menelantarkan lebih dari 20.000 orang dan menghanguskan sekitar 3,8 juta ha lahan.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan, kebakaran ini terburuk yang pernah dialami Kanada. Negeri Maple itu mengintensifkan seruan untuk mendapatkan bantuan internasional.

Pasalnya, lebih dari 480 petugas pemadam kebakaran hutan Kanada kewalahan untuk melawan amukan si jago merah.

Perdana Menteri (PM) Quebec Francois Legault mengatakan, Quebec saat ini hanya mampu memadamkan sekitar 30 titik api dari sekitar 160 titik api yang ada.

“Ketika saya berbicara dengan para perdana menteri di provinsi-provinsi lain, mereka sangat kewalahan,” kata Legault.

Sekitar 413 titik api dilaporkan tengah membara di seluruh negeri sejak Senin (5/6) pagi. Hampir 1.000 petugas pemadam kebakaran telah tiba dari Australia, Meksiko, Selandia Baru, Afrika Selatan dan Amerika Serikat.

Sementara sekitar 200 petugas lainnya dari Prancis dan tambahan dari AS juga diperkirakan akan tiba dalam waktu dekat untuk membantu pihak berwenang Kanada.

Trudeau telah berbicara dengan Presiden AS Joe Biden melalui telepon pada hari Rabu (7/6) untuk mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan AS .

Kanada Barat telah berulang kali dilanda peristiwa cuaca ekstrem yang disebabkan oleh perubahan iklim dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk banjir, tanah longsor, kebakaran hutan besar yang meluluhlantakkan seluruh kota, hingga rekor suhu musim panas terpanas yang merenggut lebih dari 500 nyawa pada tahun 2021.

Sebelumnya pada bulan Mei, kebakaran hutan di Alberta juga berhasil melahap hampir satu juta hektar hutan dan padang rumput, dan menyebabkan 30.000 orang kehilangan tempat tinggal. (RMID)

Tags: Amerika SerikatKabut Asap Karhutlakanadanew york
ShareTweetSend

Berita Terkait

Teknologi MSF Dinilai Mampu Tingkatkan Produksi Pertamina
EKONOMI

Teknologi MSF Dinilai Mampu Tingkatkan Produksi Pertamina

November 17, 2025
Quebec Sambut Pengusaha Indonesia dengan Karpet Merah
INTERNASIONAL

Quebec Sambut Pengusaha Indonesia dengan Karpet Merah

November 14, 2025
Ungguli Persaingan, Zohran Mamdani Bakal Jadi Walikota Muslim Pertama di New York
INTERNASIONAL

Ungguli Persaingan, Zohran Mamdani Bakal Jadi Walikota Muslim Pertama di New York

November 5, 2025
Setelah Prancis, Kini Inggris Dan Kanada Palestina Merdeka Sudah Di Depan Mata
INTERNASIONAL

Setelah Prancis, Kini Inggris Dan Kanada Palestina Merdeka Sudah Di Depan Mata

Agustus 1, 2025
Komisi I DPR: Transfer Data Indonesia-AS Harus Selaras UU PDP
PARLEMEN

Komisi I DPR: Transfer Data Indonesia-AS Harus Selaras UU PDP

Juli 24, 2025
ISTIMEWA
Empoli vs Fiorentina
OLAHRAGA

Dibekap Empoli, Fiorentina Nyungsep Di Kandang

Oktober 24, 2023
Next Post
dolar

Cadangan Devisa Di Bulan Mei Turun

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh