Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

DPRD Dituding Kongkalikong Dengan Oligarki

by Gina Maslahat
Mei 26, 2023
in PERISTIWA
Ketua dan Wakil DPRD Kabupaten Lebak menemui Massa Aksi untuk melakukan audiensi.

Ketua dan Wakil DPRD Kabupaten Lebak menemui Massa Aksi untuk melakukan audiensi.

LEBAK, BANPOS – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Melawan (GERAM), menuding DPRD Kabupaten Lebak melakukan kongkalingkong dengan oligarki. Tudingan tersebut disampaikan pada saat aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kabupaten Lebak, Kamis (25/5).

Berdasarkan informasi, Aliansi tersebut berasal dari tiga organisasi Mahasiswa yakni Kumala PW Rangkasbitung, Kumacitor dan Matadewa.

Baca Juga

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026

Dalam aksi tersebut, Massa menuding DPRD Kabupaten Lebak dibawah kepemimpinan Agil Zulfikar seperti halnya ‘Singa Ompong’ atau tidak punya taring untuk menggigit, bahkan terkesan tunduk dalam cengkraman Oligarki.

“Hal tersebut dibuktikan dengan acuhnya DPRD Lebak terhadap permasalahan-permasalahan yang ada dan di aspirasikan oleh masyarakat,” ujar Sekretaris Umum Kumala PW Rangkasbitung, Andrian.

Andiran mengatakan, DPRD yang seharusnya merupakan representatif dari rakyat Lebak, justru malah seolah enggan menindaklanjuti aspirasi yang sering dihantarkan. Sehingga, patut diduga DPRD sudah ‘kongkalikong’ dengan orang-orang besar di Lebak.

“Tentunya kami menuntut DPRD Lebak harus cepat tanggap dalam merespon aspirasi masyarakat,” katanya.

Selain itu, Massa aksi juga menuntut Bupati dan Wakil Bupati Lebak untuk mempercepat kemunduran diri mereka sesegera mungkin, bahkan sebelum Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu Legislatif (Pileg 2024).

“Kami menganggap bahwa pemerintah gagal dalam menyelesaikan persoalan tersebut,” tegasnya.

Massa aksi sempat memaksa masuk kedalam gedung DPRD Lebak lantaran tidak mendapatkan respon, aksi dorong-mendorong pun tak terhindarkan.

Berdasarkan pantauan BANPOS, terjadi lebih dari tiga kali massa aksi berbenturan fisik dengan Aparat Kepolisian yang bertugas mengamankan aksi tersebut.

Ketua DPRD Lebak didampingi wakilnya kemudain menghampiri massa aksi, dan melakukan audiensi di depan Gerbang Gedung DPRD Lebak.

Menangapi tudingan tersebut, Ketua DPRD Lebak, Agil Zulfikar, mengatakan bahwa dalam konteks bernegara, Eksekutif dan Legislatif berada di kamar yang berbeda.

Maka, lanjut Agil, semua pihak harus membangun hubungan yang harmonis. Sebab, antara eksekutif dan legislatif tidak boleh mengedepankan ego masing-masing, namun harus mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Kami membangun hubungan ini serta-merta kenapa? Kalau misalkan ada permusuhan, ada serang menyerang secara personal, maka itu akan mengganggu hubungan bernegara kita. Tentu yang paling utama dalam hal ini kepentingan pribadi kita ke belakangkan, kita batalkan untuk kepentingan Kabupaten Lebak,” katanya.

Ia menjelaskan, DPRD Kabupaten Lebak selalu menerima  aspirasi setiap masyarakat serta tidak pernah menolak semua keluhan dari mahasiswa.

“Sekarang pun DPRD Lebak sedang mendorong berbagai macam aspek pembangunan seperti, pendidikan, akses jalan, dan lain sebagainya,” tandas Agil. (MYU/DZH)

ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026
PERISTIWA

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab
PERISTIWA

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini
HEADLINE

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
Next Post
Bupati Lebak menghadiri Tasyakuran dan Halal Bihalal

Guru PAI Dijanjikan 100 Formasi PPPK

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh