Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Beras Impor Pukul Usaha Petani Dalam Negeri

by Gina Maslahat
Desember 20, 2022
in HEADLINE

JAKARTA, BANPOS – Anggota Komisi IV DPR Hermanto prihatin Pemerintah menempuh kebijakan impor untuk memenuhi kebutuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang semakin menipis. Kebijakan ini akan memukul harga gabah sehingga usaha petani meningkatkan produksi menjadi sia-sia.

Hermanto bilang, petani selama ini telah bersusah payah bercocok tanam secara serius mengikuti apa yang menjadi arahan Pemerintah untuk menca­pai target produksi beras. “Tapi tiba-tiba ada keputusan impor beras. Pemerintah abai dengan pembelaan terhadap petani domestik,” ujarnya, kemarin.

Baca Juga

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026

Politisi Fraksi PKS ini menilai, silang sengketa perbedaan data stok beras mestinya tidak menjadi alasan mengambil jalan pintas untuk mendatangkan be­ras dari negara lain. Pemerintah seharusnya bisa lebih kreatif dan inovatif mengembangkan sektor hulu dan hilir bidang pertanian melalui teknologi modern.

Pertanian juga mestinya punya sistem data yang integratif, konsolidatif dan validatif sehingga hanya satu data yang dimiliki Pemerintah. “Kebijakan impor beras ini jelas bertentangan dengan seruan Presiden Jokowi yang menghendaki kebutu­han beras dipenuhi dari dalam negeri,” ucap Hermanto.

Diketahui, Pemerintah membuka izin impor beras hingga 500 ribu ton lewat Perum Bulog. Realisasi impor akan bertahap, yaitu 200 ribu ton sampai akhir 2023, dan sisanya 300 ribu ton hingga sebelum panen raya atau Februari 2023.

“Hari ini Bulog mendapat tambahan cadangan beras pemerintah (CBP) 10.000 ton. Kapal impor perdana dari Vietnam yang baru tiba, 5.000 ton di Tanjung Priok dan 5.000 ton di Merak,” kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso saat memantau pembongkaran beras impor di Tanjung Priok, Jumat (16/12).

Budi menambahkan, beras impor akan terus bertambah karena sudah banyak kapal dari Vietnam, Thailand, Pakistan, dan Myanmar yang sudah antre sandar.

Sementara itu, Koordinator Substansi Data Evaluasi dan Pelaporan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Batara Siagian menuturkan, pihaknya berupaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Menghadapi Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Kementan bekerja sama dengan Koperasi Maju Mandiri Terpercaya dan Pasar Mitra Tani/Toko Tani Indonesia Center (TTIC) untuk memasarkan beras produksi petani dengan harga terjangkau.

Penjualan beras ini dilakukan di enam lokasi yang tersebar di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada minggu ketiga Desember 2022. Adapun beras yang dipasarkan oleh Koperasi Koperasi Mandiri Maju dan Terpercaya sebanyak 2,5 ton.

“Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat guna mendapatkan harga pangan khususnya beras yang relatif murah. Juga sebagai salah satu langkah pengendalian Inflasi di titik-titik tertentu,” katanya.

Batara menuturkan, kerja sama ini menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo agar Kementan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dengan menyiapkan pasokan pangan. Termasuk saat menghadapi perayaan akhir tahun ini. Selain menggandeng koperasi, upaya ini juga akan mendekatkan beras petani ke end user seperti ibu ibu PKK.

Beras yang disebar ini nantinya dipatok seharga Rp9.700 per kilogram atau Rp48.500/pack kemasan ukuran 5 kilogram. Harga ini memang sedikit lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) karena memang harga di pasaran saat ini berkisar Rp10.000. “Tentunya dengan harga yang relatif murah ini masyarakat bisa terbantu,” jelasnya.

Batara menambahkan, kegiatan beras murah ini sudah dilakukan sejak Kamis (14/12). Koperasi Mandiri Maju dan Terpercaya menjual beras medium produksi Poktan Makmur Jaya Cikande dengan Rp9.700 per kilogram pada event Pasar Tani Kementan.

Kelompok tani penerima ban­tuan Vertical Dryer tersebut bersedia menjual beras dengan harga lebih rendah dari harga pasar sebagai wujud kepedulian terhadap konsumen. Pasar Tani juga memasarkan hasil petani seperti bawang merah, cabe dan telur serta daging ayam.(PBN/RMID)

ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026
PERISTIWA

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab
PERISTIWA

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini
HEADLINE

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
Next Post

PPK Dituding Nepotisme

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh