Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jembatan Gantung di Banjarsari Putus, Warga Berjatuhan Saat Menyeberang

by Diebaj Ghuroofie
Maret 23, 2022
in PERISTIWA
Jembatan Gantung di Kampung Sigeung RT 07/02 Desa Tamansari.

Jembatan Gantung di Kampung Sigeung RT 07/02 Desa Tamansari.

Jembatan gantung sederhana sepanjang 50 Meter yang terbuat dari kayu dan bambu penghubung perkampungan ke area ladang persawahan di Kampung Sigeung, Desa Tamansari, Kecamatan Banjarsari, Lebak selatan (Baksel) dilaporkan mengalami putus ambruk dan mengakibatkan korban warga pelintas berjatuhan, Selasa (22/3).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wib. Pada kejadian, sebanyak tiga orang warga yang melintas berjatuhan dan sisanya terpaksa bergelantungan di kayu putus.

Baca Juga

Cuaca Ekstrem Hantam Selatan Banten, Nelayan Binuangeun Terpaksa Parkir Kapal

Cuaca Ekstrem Hantam Selatan Banten, Nelayan Binuangeun Terpaksa Parkir Kapal

November 14, 2025
Gelombang Tinggi di Perairan Lebak, Wisatawan dan Nelayan Diminta Waspada

Gelombang Tinggi di Perairan Lebak, Wisatawan dan Nelayan Diminta Waspada

November 8, 2025
HUT ke-75 IDI, Dokter Lebak Gelar Senam Jantung dan Luncurkan Koperasi

HUT ke-75 IDI, Dokter Lebak Gelar Senam Jantung dan Luncurkan Koperasi

Oktober 26, 2025
Dampak Efisiensi, Jembatan Gantung Cikeusik-Pandeglang Tak Bisa Diperbaiki, Aktivitas Warga Terganggu

Dampak Efisiensi, Jembatan Gantung Cikeusik-Pandeglang Tak Bisa Diperbaiki, Aktivitas Warga Terganggu

Juni 9, 2025

“Itu pas saya melintas pulang dari sawah jembatan mengalami putus dan ambruk. itu saya hampir terpental. Saya dan 2 tetangga berhasil menggantung di kayu patah. Tapi yang jatuh tercebur ada tiga orang, Alhamdulillah saya tak ada luka,” ujar Saman, seorang pelintas yang jadi korban.

Diungkapkannya, kejadian tersebut bermula pada saat warga akan pulang dari persawahan menuju rumah. Karena jembatan berketinggian tujuh meter itu adalah satu-satunya akses ke persawahan.

“Awalnya ada iring-iringan ibu-ibu melintas jembatan bambu, pas di tengah-tengah tiba-tiba jembatan mengalami ambruk sekaligus, saya beserta dua berhasil memegang kayu bergantungan, kalau ibu-ibu mah pada berjatuhan ke sungai Ciliman, ya cuma sedikit pada shock aja. Kalau tinggi jembatan sekitar 7 meteran,” ungkap Saman.

Korban selamat lainnya, Atib mengatakan, bahwa jembatan sepanjang 50 meter itu setiap tahun selalu diperbaiki. “Untuk perbaikan kita rutin lakukan setiap tahun secara gotong-royong dengan bahan kayu dan bambu. Itu jembatan harus segera diperbaiki lagi,” katanya.

Sementara sumber lainnya kepada BANPOS menyebut, pengguna jembatan tersebut setiap harinya ada sekitar 200 orang dari 90 kepala keluarga (KK).

“Itu jembatan akses satu-satunya warga Kampung Sigeung untuk ke ladang, ke sawah maupun ke perkebunan sawit. Hampir sekitar 200 orang setiap hari warga melintas. Warga juga hampir setiap tahun melaksanakan iuran swadaya untuk memperbaikinya,” jelas Wijaya, tokoh warga Desa Tamansari.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Tamansari, Jaelani saat dihubungi membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Kades, bahwa ambruknya Jembatan Gantung Ciliman di Kampung Sigeung RT 07/02 penghubung masyarakat menuju area persawahan dan ladang perkebunan sawit.

Dan itu merupakan akses satu-satunya jalan masyarakat setempat menuju mata pencaharian hidupnya.

“Saya selaku kepala desa sangat mengharapkan adanya perhatian serta bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan yang lebih permanen. Karena itu jembatan merupakan akses yang sangat penting bagi masyarakat kami, untuk mencari nafkah pertanian, membawa hasil bumi baik sayuran di ladang maupun padi dari pesawahan,” paparnya.(WDO/PBN)

Tags: Jembatan AmbrukJembatan GantungLebak Selatan
ShareTweetSend

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Hantam Selatan Banten, Nelayan Binuangeun Terpaksa Parkir Kapal
EKONOMI

Cuaca Ekstrem Hantam Selatan Banten, Nelayan Binuangeun Terpaksa Parkir Kapal

November 14, 2025
Gelombang Tinggi di Perairan Lebak, Wisatawan dan Nelayan Diminta Waspada
PARIWISATA

Gelombang Tinggi di Perairan Lebak, Wisatawan dan Nelayan Diminta Waspada

November 8, 2025
HUT ke-75 IDI, Dokter Lebak Gelar Senam Jantung dan Luncurkan Koperasi
KESEHATAN

HUT ke-75 IDI, Dokter Lebak Gelar Senam Jantung dan Luncurkan Koperasi

Oktober 26, 2025
Dampak Efisiensi, Jembatan Gantung Cikeusik-Pandeglang Tak Bisa Diperbaiki, Aktivitas Warga Terganggu
PEMERINTAHAN

Dampak Efisiensi, Jembatan Gantung Cikeusik-Pandeglang Tak Bisa Diperbaiki, Aktivitas Warga Terganggu

Juni 9, 2025
Nampak keberadaan kabel optik perusahaan jaringan internet di Baksel yang memanfaatkan fasilitas tiang listrik namun diduga tak berizin.
PERISTIWA

Banyak Perusahaan Jaringan ISP di Baksel Diduga Tak Berizin

Maret 11, 2025
HEADLINE

Misterius! Hilang di Perairan Pulau Tinjil, Nelayan Lebak ditemukan di Yogyakarta

Maret 14, 2024
Next Post
Pelaku saat diamankan Polsek Pandeglang.

Warga Saketi Ditangkap Karena Gadaikan Mobil Sewaan

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh