Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Penertiban Warem di Pulomanuk Dituding Hanya Simbolis

by Diebaj Ghuroofie
Maret 11, 2022
in HUKRIM
Setelah meredam massa aksi, aparat gabungan akhirnya membongkar warung-warung di Pulomanuk Kecamatan Bayah yang diduga ajang maksiat, namun pembongkaran terlihat hanya oleh beberapa aparat dan dilaporkan yang dibongkar cuma sebagian. Kamis (10/3).

Setelah meredam massa aksi, aparat gabungan akhirnya membongkar warung-warung di Pulomanuk Kecamatan Bayah yang diduga ajang maksiat, namun pembongkaran terlihat hanya oleh beberapa aparat dan dilaporkan yang dibongkar cuma sebagian. Kamis (10/3).

BAYAH, BANPOS – Rencana Gerakan Aksi besar-besaran warga dan tokoh agama di Lebak selatan (Baksel) untuk pembongkaran diduga warung remang-remang (Warem) di kawasan Pantai Pulomanuk, Kecamatan Bayah batal dilaksanakan sesuai rencana. Kamis (10/03)

Diketahui, batalnya gerakan aksi besar-besaran tersebut diduga karena disinyalir ada aksi tandingan dari para pemilik warung yang bersikeras menolak dilakukannya pembongkaran karena warungnya sudah tidak menjual dan menyediakan hal yang dilarang.

Baca Juga

Panorama Pulomanuk, Suguhkan Keindahan Pantai Hutan Alam

Panorama Pulomanuk, Suguhkan Keindahan Pantai Hutan Alam

Desember 17, 2025
Rusunawa Kaduagung.

Sejumlah Penghuni Rusunawa Kaduagung Terancam Diusir

Maret 21, 2022
ajaran Pol PP Lebak turun memonitoring praktik tambang pasir laut yang ilegal di empat kecamatan sepanjang pantai Lebak selatan. Tampak rombongan penegak Perda tengah memantau pesisir dan giat tambang di Kecamatan  Panggarangan dan Wanasalam. Kamis (10/3).

Satpol PP Monitoring Tambang Pasir Ilegal di Baksel

Maret 11, 2022

DPRD Lebak Diminta Proaktif Soal Warem di Pulomanuk

Februari 8, 2022

Sementara, di lokasi sejumlah aparat gabungan yang terdiri dari Pol PP, anggota TNI dari Koramil Bayah, dan jajaran kepolisian serta aparatur pemerintahan sudah berkumpul dan bersiap melakukan eksekusi pembongkaran dengan dukungan alat berat yang sudah disiapkan terparkir di area warung-warung tersebut.

Salah seorang warga pemilik warung yang enggan disebut namanya mengaku, pada aksi sebelumnya yang dilakukan para tokoh, mereka menginginkan semua warung disini dibersihkan dari segala bentuk yang menurut mereka sebagai aktivitas kemaksiatan.

“Keinginan mereka itu sudah kita penuhi Sekarang coba lihat ke sini (warung-red), sudah tidak ada lagi aktivitas yang sifatnya melanggar hukum yang mereka tuntut dibubarkan. Dan sekarang warung kami ini adalah warung biasa, tempat usaha mencari rezeki normal. Kita sudah tidak menjual dan menyediakan hal dilarang lagi,” ungkapnya.

Dikabarkan, saat para tokoh akan menggelar aksi sempat terjadi perundingan antara para pemilik warung dengan aparat gabungan. Kendati berlangsung alot. Sempat juga bersitegang ketika massa dari para tokoh agama sudah berdatangan memaksa tempat yang diduga Warem itu agar dibongkar saja.

“Kita ingin Warem yang ada disini dibongkar semua, karena sudah berkali-kali mereka beralasan tidak menyediakan hal berbau maksiat, tapi nyatanya setelah beberapa hari ada lagi. Jika aparat tak membongkar, kami yang akan melakukannya,” tegas Mulyadi salah seorang tokoh dalam rombongan massa.

Namun, berkat kesigapan seluruh aparat yang berada di lokasi, rombongan massa itu dapat dihalau dan kembali untuk membubarkan diri.

Selanjutnya, pembongkaran warung-warung itu pun tetap dilakukan aparat, namun tidak menggunakan alat berat. Dan hanya separuh yang dibongkar.

Salah seorang warga yang menyaksikan, Wn, menyebut pembongkaran yang dilakukan aparat belum maksimal “Masa pembongkaran seperti itu, hanya dilakukan oleh beberapa orang saja. lagian warem yang dibongkar hanya yang terlihat dari depan saja, tidak semua,” kata Wn.

Sebelumnya, pada Selasa (08/03), sempat beredar informasi atau seruan yang sekaligus ajakan kepada masyarakat melalui pesan seluler, yang isinya mengajak masyarakat Baksel khususnya, untuk turut berpartisipasi dan ikut berjuang menumpas sejumlah warem di Pulomanuk Kecamatan Bayah yang diduga dijadikan tempat maksiat.

(WDO/PBN)

Tags: PulomanukSatpol PP LebakWarem Bayah
ShareTweetSend

Berita Terkait

Panorama Pulomanuk, Suguhkan Keindahan Pantai Hutan Alam
All-Bantani

Panorama Pulomanuk, Suguhkan Keindahan Pantai Hutan Alam

Desember 17, 2025
Rusunawa Kaduagung.
PERISTIWA

Sejumlah Penghuni Rusunawa Kaduagung Terancam Diusir

Maret 21, 2022
ajaran Pol PP Lebak turun memonitoring praktik tambang pasir laut yang ilegal di empat kecamatan sepanjang pantai Lebak selatan. Tampak rombongan penegak Perda tengah memantau pesisir dan giat tambang di Kecamatan  Panggarangan dan Wanasalam. Kamis (10/3).
PERISTIWA

Satpol PP Monitoring Tambang Pasir Ilegal di Baksel

Maret 11, 2022
PARIWISATA

DPRD Lebak Diminta Proaktif Soal Warem di Pulomanuk

Februari 8, 2022
Tampak sejumlah tokoh agama dan warga masyarakat turun bersama-sama mengawal aparat menertibkan Warem dan tempat hiburan liar di kawasan Pulomanuk dan Cipanengah Desa Darmasari, Bayah, Kamis (3/2)
HUKRIM

Bersama Aparat, Ratusan Tokoh Agama dan Warga Tertibkan Warem di Bayah

Februari 3, 2022
Next Post
Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah (pakai peci hitam), sedang memeriksa barang bukti baru jenis sabu dan ekstasi, di Mapolres Pandeglang. (ISTIMEWA)

Ribuan Pil Ekstasi dan Sabu Kembali Diamankan Polres Pandeglang

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh