Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pembangunan Pabrik Gula di Desa Tegalpapak Didemo Warga

by Diebaj Ghuroofie
Februari 15, 2022
in EKONOMI, PERISTIWA
Warga Desa Tegalpapak saat melakukan aksi unjuk rasa.

Warga Desa Tegalpapak saat melakukan aksi unjuk rasa.

PANDEGLANG, BANPOS – Sebagai bentuk keresahan warga Desa Tegalpapak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang terhadap proses pembangunan pabrik gula yang akan didirikan di wilayah tersebut. Ratusan warga setempat melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Kecamatan Pagelaran.

Salah seorang warga Tegalpapak, Itris mengatakan, rencana pembangunan pabrik gula yang akan didirikan di wilayahnya tersebut tidak semena-mena dilakukan pembangunan.

Baca Juga

Warga ‘Segel’ Mega Proyek Sawah Luhur

Warga ‘Segel’ Mega Proyek Sawah Luhur

Februari 19, 2026
Ratusan Warga Cigemblong Demo Tuntut Perbaikan Jalan Penghubung Dua Kecamatan

Ratusan Warga Cigemblong Demo Tuntut Perbaikan Jalan Penghubung Dua Kecamatan

Desember 8, 2025
Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban saat menyerhakan bantuan.

Tanto Serahkan Bantuan Logistik Kepada Korban Banjir

Maret 4, 2022

Akan tetapi kata dia, harus melalui sosialisasi dan persetujuan warga terlebih dahulu. Sementara, sejauh ini pihak perusahaan belum pernah melakukan sosialisasi kaitan dengan dimulainya pelaksanaan pembangunan tersebut.

“Kami bukan menolak dibangunnya pabrik gula di wilayah kami. Tapi mestinya pihak perusahaan melakukan sosialisasi terlebih dahulu ketika proses pembangunan akan dimulai,” kata Itris saat melakukan aksi demo di depan kantor Kecamatan Pagelaran, Senin (14/2).

Menurutnya, pembangunan pabrik gula yang akan didirikan di wilayahnya, tentu akan ada dampak positif dan negatifnya terhadap masyarakat. Oleh karena itu, ia bersam warga lainnya meminta kepada pihak perusahaan untuk melakukan sosialisasi terlebih dahulu sehingga nantinya dapat menanggulangi dampak yang akan ditimbulkan.

Sebelumnya, lanjut dia, beberapa tahun lalu pernah ada sosialisasi ketika pada masa kepemimpinan Kepala Desa Tegalpapak yang lama. Itu baru rencana akan dibangun, tapi sekarang proses pembangunan akan dimulai, namun tidak ada soslisasi lagi kepada masyarakat.

“Maka dari itu, kami bersama masyarakat Tegalpapak, meminta kepada pihak Kecamatan untuk menyetop proses pembangunan terlebih dahulu, sebelum pihak perusahaan melakukan sosialisasi kepada warga,” ucapnya.

Selain itu, ia bersama warga lainnya juga menanyakan apa dampak positif bagi masyarakat Tegalpapak dan sekitarnya Ketika pabrik gula tersebut nanti berdiri dan apakah pihak perusahaan juga bisa memberdayakan masyarakat sekitar dengan melibatkan tenaga kerja lokal.

“Makanya kami ingin ada komitmen dari pihak perusahaan ketika pabrik gula itu dibangun. Untuk itu, sosialisasikan terlebih dahulu jangan langsung melakukan proses pembangunan,” tegasnya.

Usai melakukan unjuk rasa, warga juga melakukan musyawarah di Kantor Desa Tegalpapak, yang dihadiri pihak perusahaan yang ikut join dengan perusahaan yang akan melakukan pembangunan pabrik gula tersebut.

“Kalau tidak salah yang akan membangun pabrik gula itu PT Aman Agrindo. Namun dari hasil musyawarah tadi belum ada titik temu dan rencana malam ini juga akan dilakukan musyawarah lagi,” ujarnya.

(DHE/PBN)

Tags: demo Wargapabrik gulaPagelaranPT Aman AgrindoTegalpapak
ShareTweetSend

Berita Terkait

Warga ‘Segel’ Mega Proyek Sawah Luhur
KESRA

Warga ‘Segel’ Mega Proyek Sawah Luhur

Februari 19, 2026
Ratusan Warga Cigemblong Demo Tuntut Perbaikan Jalan Penghubung Dua Kecamatan
PERISTIWA

Ratusan Warga Cigemblong Demo Tuntut Perbaikan Jalan Penghubung Dua Kecamatan

Desember 8, 2025
Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban saat menyerhakan bantuan.
PERISTIWA

Tanto Serahkan Bantuan Logistik Kepada Korban Banjir

Maret 4, 2022
Next Post
Lokasi praktik usaha pertambangan pasir kuarsa yang ada di Desa Panyaungan Kecamatan yang dituding ilegal dan telah melakkan kerusakan lingkungan, Senin (14/02)

Musa Weliansyah Minta APH Tutup Dua Perusahaan Tambang Pasir di Cihara

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh