Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Cuaca Buruk, Talud Jalan Dermaga VII Pelabuhan Merak Ambrol

by Panji Romadhon
Februari 8, 2022
in PERISTIWA

MERAK, BANPOS – Akibat dihantam ombak besar, talud jalan Dermaga VII Pelabuhan Merak, Kota Cilegon ambrol. Diketahui kejadian tersebut terjadi pada Minggu (6/2) sekitar pukul 23.40 WIB. Peristiwa alam itu mengakibatkan talud jalan Dermaga VII sepanjang 70 meter ambrol.

General Manajer (GM) PT ASDP Cabang Merak, Hasan Lessy mengatakan, peristiwa tersebut terjadi karena faktor alam. “Itu karena ombak. Karena faktor cuaca, faktor alam sehingga abrasi,” ujar Hasan Lessy saat dikonfirmasi, Senin (7/2).

Baca Juga

ASDP Siapkan 75 Kapal Amankan Mudik 2026

ASDP Siapkan 75 Kapal Amankan Mudik 2026

Januari 31, 2026
Anomali H-2 Nataru 2025: Truk Logistik Naik 57 Persen

Anomali H-2 Nataru 2025: Truk Logistik Naik 57 Persen

Desember 24, 2025
Merak Jadi Sorotan Kapolri Jelang Nataru, Ini yang Diwaspadai

Merak Jadi Sorotan Kapolri Jelang Nataru, Ini yang Diwaspadai

Desember 23, 2025
Penumpang saat hendak menyebrang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni Lampung. ISTIMEWA

Pelabuhan Merak dan Bakauheni Uji Coba Teknologi Face Recognnition Selama Nataru

Desember 23, 2025

Lebih lanjut, Hasan Lessy menyatakan ambrolnya talud yang dihantam ombak besar di Dermaga VII itu, karena kondisinya tidak terdapat tembok penahan air atau breakwater. Lanjut dia, breakwater hanya ada di beberapa area dermaga.

Karena itulah dermaga VII dan juga dermaga lainnya seperti dermaga V dan VI yang tidak memiliki breakwater terdampak langsung jika terjadi cuaca ekstrem. “Pintunya itu walaupun ada breakwater disana itu kan menghadap ke laut. Jadi betul-betul dihantam ombak,” tuturnya.

Diakuinya, saat ini, pihaknya masih sulit melakukan perbaikan talud jalan karena cuaca masih belum stabil. Bilamana cuaca sudah normal maka akan dilakukan perbaikan. “Belum bisa (perbaikan talud). Hanya yang bisa pipa-pipa yang ada dan kabel-kabel yang lain dialihkan ke dermaga lain,” ujarnya.

“Dalam satu dua hari memang akan kita perbaiki dengan melihat situasi,” tambahnya.

Meski terjadi kerusakan talud, mantan GM ASDP Cabang Bakauheni ini mengatakan operasional Dermaga VII tidak terganggu. Kendaraan penumpang masih bisa melintas dan menyeberang di Dermaga VII. “Tidak terganggu dengan lalu lalang penumpang. Jalan yang dilintasi masih bisa dipakai,” ungkapnya.

Sementara itu, tak jauh dari Pelabuhan Merak sebuah Kapal Tongkang atau Kapal Tangker kandas di Perairan Merak, Kota Cilegon. Kapal tersebut kandas akibat diterjang gelombang tinggi dan angin kencang.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian yang menimpa kapal tangker bernomor lambung SWR 1801 terjadi pada Minggu (6/2) pada pukul 14.00 WIB. Kapal itu kandas di Perairan Merak posisinya tepat tak jauh dari Merak Beach Hotel.

“Kapal ini memang habis lego jangkar dekat ASDP. Karena cuaca kemarin cukup ekstrem, habis hujan dan gelombang tinggi akhirnya kapal ini terhempas ke sini (Merak Beach Hotel Merak),” kata Petugas Resepsionis Merak Beach Hotel Merak, Mutia kepada awak media ditemui di lokasi, Senin (7/2).

Pasca kejadian, kata Mutia, otoritas pelabuhan di Banten dan agen kapal telah turun melakukan pengecekan. “Kayaknya pengurusnya sudah datang ke sini untuk ngecek kondisi kapal. Dari pihak Polairud juga sudah datang juga ke sini,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Banten, Mardiati mengatakan, Kapal Tongkang SWR 1801 kandas pada Minggu (6/2) sekitar pukul 01.00 WIB. Kapal saat itu dijadwalkan memuat minyak di Depo Pertamina Tanjung Gerem. Namun akibat cuaca buruk angin kencang disertai gelombang tinggi, kapal kandas di Perairan Merak tepatnya di bibir pantai Merak Beach Hotel.

“Dia (kapal tongkang) posisi berlabuh untuk menunggu muat di Tanjung Gerem. Sambil menunggu, rupanya kondisi cuaca lumayan, angin kencang 20 sampai 25 Knot, gelombang 2 sampai 2,5 meter. Yang menyebabkan kapal larat yang terbawa arus ke bibir pantai Merak Beach Hotel,” ujar Mardiati dikonfimasi di Kantor KSOP Banten, Senin (7/2).

Pasca kejadian saat kondisi air laut pasang, kata Mardiati, Kapal Tongkang sempat ditarik oleh Kapal Tugboat Ocean. Namun tidak lama setelah berhasil ditarik, kapal kembali kandas karena diterjang cuaca buruk. “Posisinya kemarin sudah sempat ditarik, dibantu tarik pada saat pasang. Tapi anginnya kencang, balik lagi dia,” terangnya.

Meski kandas dua kali, namun seluruh kru kapal berhasil diselamatkan oleh tugboat. “Kalau di tugboat 10 orang. Alhamdulilah selamat semua,” terangnya.

Saat ini pihaknya telah mengupayakan agar kapal dapat dievakuasi. Atas informasi prakiraan BMKG terkait peringatan dini cuaca buruk dan kejadian tersebut pula, KSOP Banten telah mengeluarkan surat edaran atau Notice To Marine. KSOP Banten meminta agar seluruh pelaku pelayaran di Banten dapat meningkatkan kewaspadaan terkait cuaca buruk.

“Kita minta perusahaan pelayaran, nakhoda meningkatkan kehati-hatian. Siaga dalam tugas jaga, hati-hati dalam tugas jaga berlabuh jangkar agar selalu cek posisi jangan sampai kapal itu larat,” pungkasnya. (LUK/RUL)

Tags: pelabuhan merak
ShareTweetSend

Berita Terkait

ASDP Siapkan 75 Kapal Amankan Mudik 2026
PERISTIWA

ASDP Siapkan 75 Kapal Amankan Mudik 2026

Januari 31, 2026
Anomali H-2 Nataru 2025: Truk Logistik Naik 57 Persen
EKONOMI

Anomali H-2 Nataru 2025: Truk Logistik Naik 57 Persen

Desember 24, 2025
Merak Jadi Sorotan Kapolri Jelang Nataru, Ini yang Diwaspadai
NASIONAL

Merak Jadi Sorotan Kapolri Jelang Nataru, Ini yang Diwaspadai

Desember 23, 2025
Penumpang saat hendak menyebrang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni Lampung. ISTIMEWA
EKONOMI

Pelabuhan Merak dan Bakauheni Uji Coba Teknologi Face Recognnition Selama Nataru

Desember 23, 2025
ASDP Imbau Kewaspadaan Cuaca Ekstrem di Penyeberangan Merak Saat Nataru
EKONOMI

ASDP Imbau Kewaspadaan Cuaca Ekstrem di Penyeberangan Merak Saat Nataru

Desember 20, 2025
KSOP: 79 Kapal Disiapkan untuk Angkutan Nataru 2026, 22 Belum Siap Operasi
PERISTIWA

KSOP: 79 Kapal Disiapkan untuk Angkutan Nataru 2026, 22 Belum Siap Operasi

Desember 11, 2025
Next Post

Musrenbang Paku Jaya Usulkan Pembangunan Fisik dan SDM

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh