Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

PLTU II Labuan Dituding Penyebab Abrasi Pantai

by Panji Romadhon
November 23, 2021
in EKONOMI, HEADLINE, PERISTIWA

PANDEGLANG, BANPOS –Kondisi Pantai Karoeng sampai Laba, di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, telah tergerus abrasi.

Bahkan, abrasi yang terjadi di pantai yang keberadaannya berdekatan dengan PLTU II Labuan itu, mengakibatkan bangunan pagar villa dan hotel yang ada di sepanjang pantai tersebut banyak yang hancur dikarenakan arus laut tembus hingga ke darat, jika terjadi pasang.

Baca Juga

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026

Masyarakat sekitar menduga, kondisi itu terjadi sejak keberadaan PLTU II Labuan. Sebab, keberadaannya dinilai mengakibatkan perubahan arus laut.

“Lihat saja sepanjang pantai, mulai dari belakang Villa KBC hingga pantai Laba, sudah mengalami abrasi yang cukup parah. Kami menduga, kejadian ini sejak adanya perusahaan PLTU II Labuan,” kata Suharja, seorang warga setempat, Senin (22/11).

Suharja yang juga aktivis di Pandeglang ini menduga, tingginya laju abrasi pantai disebabkan oleh bangunan breakwater (pemecah ombak) dari PLTU II Labuan. Karena keberadaanya, menjorok ke tengah laut, sehingga mengakibatkan pengalihan arus laut tersebut.

“Kami menilai, dari adanya pembangunan breakwater itu menjadikan gelombang ke Pantai Karoeng dan sekitarnya tinggi. Jadi akibatnya, ketika air laut terjadi pasang, gelombang laut naik ke bibir pantai dan membuat pantai abrasi,” tambahnya.

Atas kondisi tersebut lanjut Suharja, tidak sedikit masyarakat khususnya pengelola pantai yang merasa dirugikan. Sebab mengakibatkan beberapa pagar bangunan hotel dan villa, banyak yang rusak oleh arus gelombang.

Ditambahkannya, khawatir jika tidak segera diantisipasi, arus abrasi itu kian meluas. Maka dari itu ia mendesak, pihak terkait baik manajemen PLTU II Labuan maupun pemerintah melakukan evaluasi dan kajian lagi.

“Kami harap dari manajemen PLTU II Labuan, melihat kondisi abrasi pantai ini. Pemerintah baik Pemkab Pandeglang dan Provinsi Banten, melakukan tinjauan terhadap kondisi pantai yang berada di wilayah penyangga PLTU II Labuan itu,” tandasnya.

Terpisah, seorang pejabat bidang kehumasan Indonesia Power (IP) PTLU II Labuan, Mujahidin mengaku, kaitan dengan hal tersebut, paling harus duduk bareng dulu dalam melakukan kajian seperti apa dan solusinya bagaimana.

“Karena jika keterkaitan dengan pembangunan, itu nanti ranahnya PLN dan Kantor Pusat. Serta dinas terkait, nanti bagaimana baiknya,” ujarnya.

Disinggung bagaimana langkah manajemen PLTU II Labuan, kaitan dengan adanya abrasi pantai di sekitar kawasan PLTU II Labuan tersebut. Ia mengaku, sudah melakukan peninjauan lokasi dan melaporkan hal itu ke kantor pusat.

“Selain itu juga, sudah melakukan koordinasi dengan DPUPR dan sudah melakukan beberapa upaya terkait persoalan itu (Abrasi pantai). Dari pihak Jetty, juga terus melakukan kajian – kajian dengan kantor pusat untuk mencari solusinya,” tandasnya.(BNN/PBN)

ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026
PERISTIWA

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab
PERISTIWA

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini
HEADLINE

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
Next Post

Walikota Serang Syafrudin Pastikan Guru Sejahtera, Paripurna 'Dibajak' Mahasiswa

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh