Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

BPBD Petakan 120 Titik Evakuasi

by Panji Romadhon
Oktober 22, 2021
in PERISTIWA

BPBD Kabupaten Lebak, memetakan ada 120 titik di jalur evakuasi kawasan pesisir selatan untuk penyelamatan warga dari ancaman bahaya tsunami.

“Jalur evakuasi dan tempat itu guna menyelamatkan warga jika terjadi bencana tsunami dan tidak banyak korban jiwa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizky Pratama, Rabu. (20/10).

Baca Juga

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

Disebutkan, pemetaan jalur evakuasi tersebut agar masyarakat dapat menyelamatkan diri dan tidak banyak korban jiwa jika terjadi bencana. Penyelamatan warga dari tsunami kurang lebih 10-20 menit.

Masyarakat pesisir selatan Jawa yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dapat bergerak cepat melintasi jalur evakuasi itu.

Menurut Pebby, pesisir selatan PulauJawa masuk daerah rawan tsunami karena terdapat pertemuan (tumbukan) lempeng di Samudera Hindia, Australia-Benua Asia.

Oleh karenanya, BPBD Lebak memetakan jalur evakuasi di pesisir selatan meliputi enam kecamatan, yakni Wanasalam, Malingping, Cihara, Panggarangan, Bayah dan Cilograng.

“Kami berharap 12 jalan evakuasi dan delapan titik pengumpulan warga atau tempat evakuasi dapat mengurangi risiko kebencanaan,” ungkapnya.

Disebutkan, dari 120 titik pemetaan jalur evakuasi itu, 60 titik di antaranya bisa dilintasi kendaraan roda dua dan empat, sedangkan 60 titik lainnya dalam kondisi perbukitan dan pegunungan.

“Pemetaan jalur evakuasi tersebut, saat ini terpelihara dan terawat untuk kemudahan akses jika sewaktu-waktu terjadi bencana tsunami,” jelasnya.

Saat ini, BPBD, juga mengoptimalkan sosialisasi di pesisir selatan guna memberikan pengetahuan kepada masyarakat setempat tentang penyelamatan dari bencana.

Dalam hal ini, kata dia, pihaknya juga mengapresiasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyelenggarakan Sekolah Lapang Geofisika agar masyarakat pesisir dapat menyelamatkan diri bila terjadi tsunami dengan berlari ke perbukitan melalui jalur evakuasi dan berlindung di selter maupun bangunan tinggi.

“Kami minta warga pesisir selatan tetap waspada menghadapi ancaman bencana tsunami,” papar Febby. (WDO/PBN)

ShareTweetSend

Berita Terkait

POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
Next Post

Dasco Desak Polri Tindak Tegas Asuransi

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh