SERANG, BANPOS – Serangkaian kegiatan dan juga program kerja telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKM 53 Untirta. Setelah sebulan penuh berkontribusi serta berpartisipasi kedalam masyarakat, kegiatan KKM di Desa Jagaraksa telah resmi berakhir beberapa waktu lalu.
Adanya KKM ini tidak hanya menjadi sebuah pengalaman berharga bagi mahasiswa ketika nantinya mereka terjun kedalam masyarakat, tetapi kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar Desa Jagaraksa melalui berbagai macam program kerja yang dilakukan oleh Mahasiswa.
Penanaman bibit pohon yang dilakukan bersama dengan Jaro Wahid selaku Kepala Desa Jagaraksa pada hari Minggu (9/2/2025).
Pohon yang ditanam akan menjadi sebuah tanda keberadaan mahasiswa Untirta yang pernah melakukan kegiatan KKM di Desa Jagaraksa. Alasannya karena penanaman bibit pohon akan memiliki dampak berkepanjangan bagi desa dan masyarakat sekitar.
Beberapa program kerja lainnya yang telah dilakukan sebagai bentuk kontribusi yaitu pengadaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak-anak dan orang dewasa. Program kerja ini dilakukan karena mahasiswa menyadari bahwa beberapa masyarakat setempat mengalami kendala untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dikarenakan akses tempat yang jauh. Program kerja selanjutnya yaitu sosialisasi anti narkoba dan judi online untuk menimbulkan kesadaran di masyarakat mengenai dampat negatif dari judi online serta narkotika. Program kerja berikutnya yaitu berhubungan dengan pendidikan dimana mahasiswa serta murid-murid SD 1 Jagaraksa melakukan praktek membuat lampu lava dan konsentrasi larutan agar kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik dan membangkitkan semangat belajar siswa.
E-Paper BANPOS Terbaru
Program selanjutnya yaitu pemberian benih ikan lele sebagai modal awal membangun usaha peternakan ikan lele karena peternakan ikan lele di Desa Jagaraksa itu sendiri masih tergolong baru dan jarang masyarakat yang memiliki serta mengelolanya. Program kerja yang terakhir yaitu kegiatan pemasaran digital dengan cara pembuatan sosial media serta penandaan lokasi di Google Maps, hal ini dilakukan untuk membantu peternak domba dan kambing di Desa Jagaraksa dalam meningkatkatkan jangkauan pemasaran serta penjualan karena para peternaknya sendiri masih menggunakan teknik pemasaran mulut ke mulut untuk menjual ternaknya.